MASTER38 MASTER38 MASTER38 MASTER38 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 COCOL88 COCOL88 COCOL88 COCOL88 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 ZONA69 ZONA69 ZONA69 NOBAR69 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38
SLOT GACOR HARI INI SLOT GACOR HARI INI
BOSSWIN168 BOSSWIN168
BARON69
COCOL88
MAX69 MAX69 MAX69
COCOL88 COCOL88 LOGIN BARON69 RONIN86 DINASTI168 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 MABAR69 COCOL88 BWTOTO BWTOTO BWTOTO BWTOTO BWTOTO LAMBO69 LAMBO69 LAMBO69
ronin86
bwtoto
bwtoto
bwtoto
master38

Rencana Transfer Manchester United Guna Akali Financial Fair Play

Duel Wigan Athletic vs Manchester United

Rabu, 7 Februari 2024 – 19:00 WIB

Inggris – Manchester United memiliki rencana transfer yang bisa mengakali aturan Financial Fair Play (FFP). Aturan tersebut dipercaya bisa jadi masalah jika tim berjuluk Setan Merah mau mendatangkan pemain dengan nama besar.

Baca Juga :

Harry Maguire Kembali Jadi Andalan di Tengah Krisis Cedera Man Utd

Karena situasi itulah, kemudian muncul gagasan rencana dari manajemen Manchester United agar tetap bisa mendapatkan pemain dengan nama besar di musim depan. Mereka yang memiliki kontrak tersisa 12 bulan jadi incaran.

Dengan kontrak yang durasinya tersisa sekira setahun, MU yakin harga belinya bakal lebih rendah dari pasaran. Mereka tinggal berupaya meyakinkan sang pemain saja untuk mau teken kontrak.

Baca Juga :

Manchester United Incar 3 Pemain Ini, Termasuk Bintang Bayern Munich

Manchester United

Photo :

Twitter: Manchester United

Namun apa yang dilakukan MU ini bisa jadi membuat klub lain marah. Karena untuk melakukan itu, komunikasi langsung dengan sang pemain menjadi kunci, termasuk iming-iming gaji dan bonus.

Baca Juga :

Terpopuler: MU Tak Terkalahkan dengan Pemain Ini, Niat Mulia Shin Tae-yong di Timnas Indonesia

ESPN melaporkan, sejauh ini aturan FFP Premier League membuat MU gamang untuk bergerak di bursa transfer dengan mengincar pemain dengan nama besar. Karena harganya pasti mahal.

Jika MU nekat untuk membeli pemain incaran dengan harga mahal, buntutnya bisa jadi pelanggaran FFP. Itu bisa berakibat kepada hukuman pengurangan poin di Premier League.

Dengan aturan yang ada, manajemen klub harus ketat dalam melakukan penghitungan. Mereka tidak boleh melewati batas kerugian, karena dampaknya akan tidak enak.

Di musim ini, Everton adalah klub Premier League yang mendapatkan masalah karena aturan FFP. Mereka harus menerima hukuman pengurangan 10 poin.

Yang jadi sebab Everton dikurangi poin adalah laporan keuangan mereka sejak musim 2020/2021. Mereka menderita total kerugian lebih dari Rp8,23 triliun dalam lima tahun terakhir.

Halaman Selanjutnya

Dengan aturan yang ada, manajemen klub harus ketat dalam melakukan penghitungan. Mereka tidak boleh melewati batas kerugian, karena dampaknya akan tidak enak.

COCOL88 GACOR77 RECEH88 NGASO77 TANGO77 PASUKAN88 MEWAHBET MANTUL138 EPICWIN138 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21